Jumat, 27 Desember 2013

BETAPA BAHAYA NYA MEROKOK BAGI KALANGAN PELAJAR


Bahaya  merokok  bagi pelajar
adalah produk yang berbahaya dan adiktif (membuat ketergantungan) karena di 4000 ada rokok bahan kimia berbahaya yang 69 karsinogenik (menyebabkan kanker). Berbahaya zat dalam rokok seperti tar, karbon monoksida, sianida, formaldehid arsenik, dan nitrosamin, dll.

Dampak
Bahaya rokok bagi kesehatan dari merokok sendiri sangat berbahaya, karena kandungan untuk berbagai bahan kimia berbahaya ditemukan dalam asap rokok adalah sama seperti kita menaruh zat-zat berbahaya dalam tubuh kita. Telah diketahui bahwa penyakit yang disebabkan oleh merokok termasuk: kanker tenggorokan, kanker paru, kanker perut dan penyakit jantung koroner, pneumonia, dan gangguan sistem reproduksi, dan sebagainya.

Tapi meskipun bahaya merokok sudah dikenal dan penyebab banyak penyakit Bahaya rokok bagi pelajar, masih banyak orang yang masih merokok. Salah satu alasannya adalah kandungan nikotin dalam rokok dapat menyebabkan kecanduan penghisapnya bahkan jika mereka tidak merokok, Anda akan mengalami masalah seperti kecemasan, berkeringat dingin, sakit perut, dan sebagainya. Kemudian ketika asap dan nikotin menyentuh belakang otak lagi, dan kemudian akan merasa tenang dan kemampuan untuk berkonsentrasi.


Oleh karena itu
bahaya merokok bagi pelajar,banyak perokok akan terus menjadi perokok sepanjang hidupnya, bahkan jika mereka memiliki keinginan yang kuat untuk berhenti merokok, sulit untuk istirahat kecanduan mereka terhadap tembakau. Satu hal yang yang lain juga tentang jumlah perokok meningkat dari tahun ke tahun, dan ini berarti bahwa ada akumulasi perokok baru setiap kali yang mungkin terus menjadi perokok sepanjang hidupnya. Sebagian besar perokok baru adalah anak-anak dan remaja.
TEORI MOTIVASI

Motivasi merupakan kata "ajaib". Sebab kata "motivasi" mengandung makna"tiada tapi ada". Motivasi sulit dibuktikan secara kasat mata keberadaannya dalam diri kita Tidak pernah terlihat dalam penampilan kita (karena yang Anda lihat dalam penampilan seseorang sebetulnya bukan motivasi, tapi gejala motivasi). Tersimpan rapi dalam lubuk "misteri" kemanusiaan. Namun walau motivasi tak kasat mata, tapi keberadaannya diakui, baik secara ilmiah maupun awam. Bukan hanya diakui, tapi juga dianggap sebagai salah satu faktor yang paling bertanggung jawab terhadap keberadaan manusia itu sendiri.
Manusia bisa dikatakan manusia karena ia (salah satunya) memiliki motivasi. Makhluk hidup lainnya tak memiliki motivasi. Jikapun makhluk hidup lainnya, seperti binatang misalnya, dianggap memiliki motivasi, maka itu hanyalah "motivasi pada tingkat yang amat rendah". Istilah yang lebih tepatnya mungkin adalah insting (naluri). Namun motivasi pada manusia berbeda dengan "motivasi" pada makhluk hidup lainnya. Motivasi pada manusia sangat luar biasa, la tak memiliki batas, la tak terhingga. Sampai saat ini belum ada orang yang mampu mengukur sampai sejauh mana batas motivasi manusia. Bahkan motivasi mampu menembus berbagai "batas" yang dibuat alam dan manusia itu sendiri. Inilah "ajaibnya" motivasi pada diri manusia.

"Keajaiban" motivasi membuat peradaban ma¬nusia selalu berubah setiap saat Motivasi dituding sebagai pihak yang paling bertanggung jawab terhadap perubahan peradaban manusia. Setiap perubahan, baik dalam lingkup pribadi, organisasi, masyarakat, negara, dan dunia membutuhkan motivasi sebagai pemicu awalnya. Tanpa motivasi perubahan tak akan terjadi. Dan tanpa perubahan tak mungkin manusia bisa memiliki peradaban. Tanpa peradaban manusia tak ubahnya bagai binatang. Manusia dapat bergerak menuju peradaban yang semakin maju karena motivasi. Karena itu, motivasi merupakan faktor terpenting yang membuat manusia (dalam pengertian wujud) berubah menjadi manusia yang sesungguhnya (dalam pengertian kualitas). Tanpa motivasi, manusia tak ubahnya bagai binatang berkaki dua.
Apakah Motivasi Itu?
Bayangkanlah sebuah komputer yang diciptakan dan dibangun oleh otak paling jenius yang dimiliki sejumlah orang. Komputer yang diciptakan sebesar lapangan sepak bola. Harganya sangat mahal. Teknologinya sangat canggih. Semua orang akan terkagum-kagum dibuatnya. Tapi tahukah Anda bahwa setiap orang memiliki "komputer" semacam itu dalam dirinya? Itulah otak manusia.
Namun sayangnya, otak manusia belum seluruhnya termanfaatkan. Otak manusia yang demikian dashyat tersebut masih "tidur". Kalangan peneliti terus menerus mengeluarkan pernyataan bahwa sampai saat ini baru bagian amat kecil dari otak manusia yang dipahami dan dimanfaatkan. Mungkin, pada dasawarsa ini pengetahuan dan pemanfaatan otak manusia akan lebih optimal.
Lalu apa hubungannya antara otak manusia dengan motivasi? Karena motivasi muncul dari otak manusia. Motivasi merupakan salah satu kerja otak. jika otak manusia itu ibarat komputer canggih, maka motivasi yang muncul dari otak juga "canggih". Motivasi merupakan gabungan dari berbagai faktor yang menyebabkan, menyalurkan, dan mempertahankan tingkah laku. Motivasi merupakan dorongan untuk melakukan sesuatu. la mampu mendorong seseorang untuk berbuat atau tidak berbuat. Mampu membuat manusia semangat atau tidak semangat melakukan sesuatu. Motivasi dapat naik dan turun sesuai "perintah" otak. Ketika motivasi meningkat, maka dorongan untuk bertingkah laku tertentu juga meningkat Sebaliknya, ketika motivasi menurun (lemah), maka dorongan untuk melakukan tingkah laku tertentu juga menurun.
Setiap orang pasti memiliki motivasi. Motivasi setiap orang berbeda tingkatannya tergantung dari stimulus (rangsangan) yang diberikan otak kepadanya. Selain berbeda tingkatannya, motivasi juga memiliki objek (sasaran) yang berbeda bagi setiap orang. Belum tentu setiap orang memiliki sasaran motivasi yang sama dengan tingkatan yang sama pula. Sebagai contoh, ada orang yang termotivasi dengan uang (terdorong melakukan sesuatu karena diberikan uang), tapi ada juga yang tidak. Yang termotivasi dengan uangpun berbeda-beda tingkatannya,ada yang tinggi tingkatan motivasinya, tapi ada juga yang biasa-biasa saja tingkatan motivasinya terhadap uang.
Motivasi juga sangat berkaitan dengan kemampuan. Hal itu karena ada kemampuan yang terdapat pada orang yang memiliki motivasi tinggi. Sebagai misal, pernahterjadi kecelakaan mobil yang menimpa seorang i dan bayinya. Mobil yang dikemudikan sang ibu terbalik dan berhenti dalam posisi miring. Sang ibu sendiri terlempar ke luar tanpa cidera berarti, sementara bayinya berada di dalam mobil persis di bagian sisi mobil yang miring. Ketika regu penolong sampai di tempat kejadian, sang ibu terlihat bersimpuh sambil mendekap dan menimang bayinya, yang juga tidak cidera. Mereka langsung dilarikan ke rumah sakit. Hasil pemeriksaan rumah sakit menunjukkan bahwa tulang belakang si ibu retak. Kemudian kejadiannya menjadi jelas. Sang ibu yang berperawakan kecil itu membalikkan mobilnya ke posisi dengan empat rodanya di bawah, lalu dengan susah payah mengeluarkan bayinya dari dalam mobil dengan menggunakan kedua kakinya. Dalam upaya mengeluarkan bayinya itulah tulang belakang sang ibu retak. Dalam keadaan normal, tidaklah masuk akal bahwa seorang wanita berperawakan kecil mampu melakukan itu. Sang ibu tidak mempunyai kekuatan fisik atau otot. Tetapi ia sesungguhnya memiliki kekuatan motivasi.
Dari cerita tersebut terlihat bahwa motivasi dapat menjadi kemampuan atau kekuatan yang dapat membuat seseorang melakukan apa yang pada awalnya tidak masuk akal atau tidak mampu dikerjakan. Dengan kekuatan motivasi, seseorang dapat mencapai apa yang diinginkannya, sebesar apapun keinginannya tersebut. Inilah "keajaiban" motivasi.
Apakah Motivasi Itu?
Bayangkanlah sebuah komputer yang diciptakan dan dibangun oleh otak paling jenius yang dimiliki sejumlah orang. Komputer yang diciptakan sebesar lapangan sepak bola. Harganya sangat mahal. Teknologinya sangat canggih. Semua orang akan terkagum-kagum dibuatnya. Tapi tahukah Anda bahwa setiap orang memiliki "komputer" semacam itu dalam dirinya? Itulah otak manusia.
Namun sayangnya, otak manusia belum seluruhnya termanfaatkan. Otak manusia yang demikian dashyat tersebut masih "tidur". Kalangan peneliti terus menerus mengeluarkan pernyataan bahwa sampai saat ini baru bagian amat kecil dari otak manusia yang dipahami dan dimanfaatkan. Mungkin, pada dasawarsa ini pengetahuan dan pemanfaatan otak manusia akan lebih optimal.
Lalu apa hubungannya antara otak manusia dengan motivasi? Karena motivasi muncul dari otak manusia. Motivasi merupakan salah satu kerja otak. jika otak manusia itu ibarat komputer canggih, maka motivasi yang muncul dari otak juga "canggih". Motivasi merupakan gabungan dari berbagai faktor yang menyebabkan, menyalurkan, dan mempertahankan tingkah laku. Motivasi merupakan dorongan untuk melakukan sesuatu. la mampu mendorong seseorang untuk berbuat atau tidak berbuat. Mampu membuat manusia semangat atau tidak semangat melakukan sesuatu. Motivasi dapat naik dan turun sesuai "perintah" otak. Ketika motivasi meningkat, maka dorongan untuk bertingkah laku tertentu juga meningkat Sebaliknya, ketika motivasi menurun (lemah), maka dorongan untuk melakukan tingkah laku tertentu juga menurun.
Setiap orang pasti memiliki motivasi. Motivasi setiap orang berbeda tingkatannya tergantung dari stimulus (rangsangan) yang diberikan otak kepadanya. Selain berbeda tingkatannya, motivasi juga memiliki objek (sasaran) yang berbeda bagi setiap orang. Belum tentu setiap orang memiliki sasaran motivasi yang sama dengan tingkatan yang sama pula. Sebagai contoh, ada orang yang termotivasi dengan uang (terdorong melakukan sesuatu karena diberikan uang), tapi ada juga yang tidak. Yang termotivasi dengan uangpun berbeda-beda tingkatannya,ada yang tinggi tingkatan motivasinya, tapi ada juga yang biasa-biasa saja tingkatan motivasinya terhadap uang.
Motivasi juga sangat berkaitan dengan kemampuan. Hal itu karena ada kemampuan yang terdapat pada orang yang memiliki motivasi tinggi. Sebagai misal, pernahterjadi kecelakaan mobil yang menimpa seorang i dan bayinya. Mobil yang dikemudikan sang ibu terbalik dan berhenti dalam posisi miring. Sang ibu sendiri terlempar ke luar tanpa cidera berarti, sementara bayinya berada di dalam mobil persis di bagian sisi mobil yang miring. Ketika regu penolong sampai di tempat kejadian, sang ibu terlihat bersimpuh sambil mendekap dan menimang bayinya, yang juga tidak cidera. Mereka langsung dilarikan ke rumah sakit. Hasil pemeriksaan rumah sakit menunjukkan bahwa tulang belakang si ibu retak. Kemudian kejadiannya menjadi jelas. Sang ibu yang berperawakan kecil itu membalikkan mobilnya ke posisi dengan empat rodanya di bawah, lalu dengan susah payah mengeluarkan bayinya dari dalam mobil dengan menggunakan kedua kakinya. Dalam upaya mengeluarkan bayinya itulah tulang belakang sang ibu retak. Dalam keadaan normal, tidaklah masuk akal bahwa seorang wanita berperawakan kecil mampu melakukan itu. Sang ibu tidak mempunyai kekuatan fisik atau otot. Tetapi ia sesungguhnya memiliki kekuatan motivasi.
Dari cerita tersebut terlihat bahwa motivasi dapat menjadi kemampuan atau kekuatan yang dapat membuat seseorang melakukan apa yang pada awalnya tidak masuk akal atau tidak mampu dikerjakan. Dengan kekuatan motivasi, seseorang dapat mencapai apa yang diinginkannya, sebesar apapun keinginannya tersebut. Inilah "keajaiban" motivasi.
Berbagai Teori tentang Motivasi
Sejak dahulu manusia sebenarnya telah bergelut dengan motivasi. Namun baru pada dasawarsa 1950-an, konsep-konsep motivasi secara ilmiah mulai berkembang. Secara garis besar teori motivasi terbagi menjadi dua, Teori Kepuasan/Isi (Content Theory) dan Teori Proses (Process Theory).
1. Teori Kepuasan (Content Theory)
Yang termasuk teori ini adalah teori-teori yang meneliti faktor-faktor apa saja dalam diri induvidu yang menggerakkan, mengarahkan, mendukung, danmenghentikan perilaku induvidu. Diantara teori kepuasan adalah:
a. Teori Hirarki Kebutuhan Maslow (Maslov's Hkrordhy of Needs).
Teori ini dikembangkan oleh Abraham Maslow. Maslow berpendapat ada lima tingkat kebutuhan manusia, mulai dari kebutuhan fisiologis yang paling mendasar sampai kebutuhan tertinggi yaitu aktualisasi diri. Menurut Maslow, induvidu akan termotivasi untuk memenuhi kebutuhan yang paling menonjol, atau paling kuat, bagi mereka pada waktu tertentu. Kemenonjolan dari kebutuhan ini tergantung pada situasi saat itu dan pengalaman mutakhir induvidu tersebut Dimulai dengan kebutuhan fisik (sandang dan pangan) yang paling mendasar, maka setiap induvidu berusaha untuk memuaskan kebutuhannya. Setelah puas, baru induvidu tersebut mempunyai keinginan untu memuaskan kebutuhan yang lebih tinggi lagi.
Yang menarik, diakhir hidupnya Maslow mena bahkan teorinya dengan satu kebutuhan ya berdimensi spritual. Maslow akhirnya mengak bahwa manusia tak akan puas hanya dengan memenu kebutuhan yang berdimensi material dan duniawi. Manusia akhirnya akan membutuhkan sesuatu yang bernilai spritual dan religius (ketuhanan).
b. Teori X dan Y (XY Theory)
Teori ini dikemukakan oleh Douglas Mc Gregor. la mengatakan ada dua tipe manusia, yaitu tipe X dan tipe Y. Tipe X adalah manusia yang tidak menyukai kerja, malas, tidak menyukai tanggung jawab dan harus dipaksa agar berprestasi. Sebaliknya, manusia tipe Y adalah manusia yang menyukai kerja, kreatif, berusaha bertanggung jawab dan dapat bekerja tanpa perlu dipaksa. Mc Gregor sendiri meyakini bahwa pengandaian manusia tipe Y lebih valid daripada tipe X. Karena itu, ia mengusulkan ide-ide seperti pengambilan keputusan partisipatif, pekerjaan yang bertanggung jawab dan menantang, serta hubungan kelompok yang baik, sebagai pendekatan yang akan memaksimalkan motivasi seseorang.
c. Teori ERG (ERG Theory)
Teori yang disampaikan oleh Clayton Alderfer ini berpendapat bahwa setiap orang mempunyai kebutuhan yang tersusun dalam suatu hirarki. Pertama, yang paling dasar adalah kebutuhan eksistensi (Existence), yakni kebutuhan yang dipuas¬kan oleh faktor-faktor seperti makanan, minuman, udara, upah dan kondisi kerja. Kedua, kebutuhan relasi (Relatedness), yakni kebutuhan yang dipuaskan oleh hubungan sosial yang bermanfaat. Ketiga, kebutuhan pertumbuhan (Growth), yaitu kebutuhan dimana induvidu merasa puas jika dapat memberikan kontribusi yang kreatif dan produktif. Teori ERG berpendapat seperti Maslow bahwa kebutuhan tingkat lebih rendah yang terpuaskan menghantar ke hasrat kebutuhan yang lebih tinggi. Namun halangan terhadap kebutuhan yang lebih tinggi dapat menghasilkan regresi ke tingkat kebutuhan yang lebih rendah.
d. Teori Kebutuhan Mc. Gel land (Mc Clelland Theory) 
Mc. Clelland mengajukan teori motivasi yang berkaitan erat dengan konsep belajar, la berpendapat ada tiga kebutuhan yang dapat dipelajari, yaitukebutuhan berprestasi (need for achievement), kebutuhan berkuasa (need for power) dan kebutuhan berafiliasi (need foraffiliation). Mc Clelland mengatakan bahwa jika kebutuhan seseorang sangat kuat, maka motivasinya akan kuat untuk memenuhi kebutuhan tersebut. Sebagai misal, seseorang yang mempunyai kebutuhan berprestasi, maka akan terdorong untuk menetapkan tujuan yang penuh tantangan, dan ia akan bekerja keras untuk mencapai tujuan tersebut serta menggunakan keahliannya untuk mencapainya.
e. Teori Motivasi-Higiene (Hygiene-Motivation Theory) 
Frederick Herzberg mengemukakan dua faktor tentang motivasi. Faktor itu adalah faktor yang membuat orang merasa tidak puas dan faktor yangmembuat orang puas. Faktor yang me tidak puas lebih disebabkan faktor higiene (ekstrinsik), yaitu kondisi di luar induvidu, seperti upah, jaminan kerja, status, pergaulan, hubungan atasan/bawahan, dan lain-lain. Sedang faktor yang membuat orang puas adalah faktor motivator (intrinsik), yaitu yang berasal dari dalam induvidu itu sendiri, seperti tantangan,rasa berprestasi,minat, rasa tanggung jawab,dan aktualisasi diri. Model Herzberg pada dasarnya mengasumsikan bahwa kepuasan bukanlah konsep berdimensi satu. Diperlukan dua variabel untuk menafsirkan kepuasan kerja secara tepat . Artinya, untuk mencapai motivasi optimum dibutuhkan dua kondisi intrinsik dan ekstrinsik yang sama-sama memuaskan.
2. Teori Proses (Process Theory)
Teori ini menguraikan dan menganalisa bagaimana perilaku digerakkan, didukung dan dihentikan. Yang termasuk teori ini diantaranya :
a. Teori Harapan (Expectancy Theory) 
Dalam teorinya, Victor Vroom menyatakan bahwa orang memilih cara bertingkah laku tertentu berdasarkan harapan akan apa yang akan diperoleh dari setiap tindakannya. Semakin kuat harapannya,semakin tinggi motivasi untuk bertindak. Sebaliknya, semakin kecil harapannya, semakin menurun motivasi untuk melakukan tindakan tertentu.
b. Teori Penentuan Tujuan (Goal Setting Theory)
Teori ini memusatkan pada proses penentuan sasaran diri mereka sendiri. Menurut Edwin Locke, penggagasnya, manusia cenderung untuk menentukan sasaran dan berjuang keras untuk mencapainya. Namun hal ini hanya akan memotivasi jika sasaran tersebut diterima olehnya, jelas, dan terdapat harapan yang cukup besar untuk dapat dicapai. Penelitian menujukkan, semakin spesifik dan menantang suatu sarasan, maka semakin efektif untuk memotivasi orang atau kelompok.
c. Teori Penguatan (Reinforcement Theory) 
Dikemukaan oleh B.F. Skinner, yang mengatakan bahwa tingkah laku dengan konsekuensi positif (penghargaan) cenderung akan diulang. Sebaliknya, tingkah laku dengan konsekuensi negatif (hukuman) cenderung untuk tidak diulang.
d. Teori Keadilan (Equity Theory) 
Teori yang digagas oleh J. Stacy Adam ini mengasumsikan bahwa seseorang membandingkan usaha mereka dengan orang lainnya dalam situasikerja yang sama. Teori ini mengatakan bahwa orang dimotivasi untuk diperlakukan secara adil. Bila ia merasa diperlakukan tidak adil, maka motivasinya akan menurun. Sebaliknya jika merasa diperlakukan adil, maka motivasinya akan bertambah.
Sekarang ini, penerapan motivasi telah mengalami berbagai modifikasi. Para ahli yang bergelut dalam bidang praktisi motivasi telah membuat berbagai kiat agar teori motivasi menjadi mudah digunakan. Namun dasarnya tetap sama, yakni berdasarkan berbagai teori yang telah dikemukaan di atas.
Teori amat berguna untuk diketahui dalam rangka menerapkan suatu aplikasi tertentu di lapangan. Namun teori bukanlah segalanya, la masih dapat diperdebatkan, dipertentangkan dan diabaikan, la tidak bernilai mutlak. Karena itu, penerapannya perlu disesuaikan dengan situasi dan kondisi yang ada.
TEORI MOTIVASI

Motivasi merupakan kata "ajaib". Sebab kata "motivasi" mengandung makna"tiada tapi ada". Motivasi sulit dibuktikan secara kasat mata keberadaannya dalam diri kita Tidak pernah terlihat dalam penampilan kita (karena yang Anda lihat dalam penampilan seseorang sebetulnya bukan motivasi, tapi gejala motivasi). Tersimpan rapi dalam lubuk "misteri" kemanusiaan. Namun walau motivasi tak kasat mata, tapi keberadaannya diakui, baik secara ilmiah maupun awam. Bukan hanya diakui, tapi juga dianggap sebagai salah satu faktor yang paling bertanggung jawab terhadap keberadaan manusia itu sendiri.
Manusia bisa dikatakan manusia karena ia (salah satunya) memiliki motivasi. Makhluk hidup lainnya tak memiliki motivasi. Jikapun makhluk hidup lainnya, seperti binatang misalnya, dianggap memiliki motivasi, maka itu hanyalah "motivasi pada tingkat yang amat rendah". Istilah yang lebih tepatnya mungkin adalah insting (naluri). Namun motivasi pada manusia berbeda dengan "motivasi" pada makhluk hidup lainnya. Motivasi pada manusia sangat luar biasa, la tak memiliki batas, la tak terhingga. Sampai saat ini belum ada orang yang mampu mengukur sampai sejauh mana batas motivasi manusia. Bahkan motivasi mampu menembus berbagai "batas" yang dibuat alam dan manusia itu sendiri. Inilah "ajaibnya" motivasi pada diri manusia.
"Keajaiban" motivasi membuat peradaban ma¬nusia selalu berubah setiap saat Motivasi dituding sebagai pihak yang paling bertanggung jawab terhadap perubahan peradaban manusia. Setiap perubahan, baik dalam lingkup pribadi, organisasi, masyarakat, negara, dan dunia membutuhkan motivasi sebagai pemicu awalnya. Tanpa motivasi perubahan tak akan terjadi. Dan tanpa perubahan tak mungkin manusia bisa memiliki peradaban. Tanpa peradaban manusia tak ubahnya bagai binatang. Manusia dapat bergerak menuju peradaban yang semakin maju karena motivasi. Karena itu, motivasi merupakan faktor terpenting yang membuat manusia (dalam pengertian wujud) berubah menjadi manusia yang sesungguhnya (dalam pengertian kualitas). Tanpa motivasi, manusia tak ubahnya bagai binatang berkaki dua.
Apakah Motivasi Itu?
Bayangkanlah sebuah komputer yang diciptakan dan dibangun oleh otak paling jenius yang dimiliki sejumlah orang. Komputer yang diciptakan sebesar lapangan sepak bola. Harganya sangat mahal. Teknologinya sangat canggih. Semua orang akan terkagum-kagum dibuatnya. Tapi tahukah Anda bahwa setiap orang memiliki "komputer" semacam itu dalam dirinya? Itulah otak manusia.
Namun sayangnya, otak manusia belum seluruhnya termanfaatkan. Otak manusia yang demikian dashyat tersebut masih "tidur". Kalangan peneliti terus menerus mengeluarkan pernyataan bahwa sampai saat ini baru bagian amat kecil dari otak manusia yang dipahami dan dimanfaatkan. Mungkin, pada dasawarsa ini pengetahuan dan pemanfaatan otak manusia akan lebih optimal.
Lalu apa hubungannya antara otak manusia dengan motivasi? Karena motivasi muncul dari otak manusia. Motivasi merupakan salah satu kerja otak. jika otak manusia itu ibarat komputer canggih, maka motivasi yang muncul dari otak juga "canggih". Motivasi merupakan gabungan dari berbagai faktor yang menyebabkan, menyalurkan, dan mempertahankan tingkah laku. Motivasi merupakan dorongan untuk melakukan sesuatu. la mampu mendorong seseorang untuk berbuat atau tidak berbuat. Mampu membuat manusia semangat atau tidak semangat melakukan sesuatu. Motivasi dapat naik dan turun sesuai "perintah" otak. Ketika motivasi meningkat, maka dorongan untuk bertingkah laku tertentu juga meningkat Sebaliknya, ketika motivasi menurun (lemah), maka dorongan untuk melakukan tingkah laku tertentu juga menurun.
Setiap orang pasti memiliki motivasi. Motivasi setiap orang berbeda tingkatannya tergantung dari stimulus (rangsangan) yang diberikan otak kepadanya. Selain berbeda tingkatannya, motivasi juga memiliki objek (sasaran) yang berbeda bagi setiap orang. Belum tentu setiap orang memiliki sasaran motivasi yang sama dengan tingkatan yang sama pula. Sebagai contoh, ada orang yang termotivasi dengan uang (terdorong melakukan sesuatu karena diberikan uang), tapi ada juga yang tidak. Yang termotivasi dengan uangpun berbeda-beda tingkatannya,ada yang tinggi tingkatan motivasinya, tapi ada juga yang biasa-biasa saja tingkatan motivasinya terhadap uang.
Motivasi juga sangat berkaitan dengan kemampuan. Hal itu karena ada kemampuan yang terdapat pada orang yang memiliki motivasi tinggi. Sebagai misal, pernahterjadi kecelakaan mobil yang menimpa seorang i dan bayinya. Mobil yang dikemudikan sang ibu terbalik dan berhenti dalam posisi miring. Sang ibu sendiri terlempar ke luar tanpa cidera berarti, sementara bayinya berada di dalam mobil persis di bagian sisi mobil yang miring. Ketika regu penolong sampai di tempat kejadian, sang ibu terlihat bersimpuh sambil mendekap dan menimang bayinya, yang juga tidak cidera. Mereka langsung dilarikan ke rumah sakit. Hasil pemeriksaan rumah sakit menunjukkan bahwa tulang belakang si ibu retak. Kemudian kejadiannya menjadi jelas. Sang ibu yang berperawakan kecil itu membalikkan mobilnya ke posisi dengan empat rodanya di bawah, lalu dengan susah payah mengeluarkan bayinya dari dalam mobil dengan menggunakan kedua kakinya. Dalam upaya mengeluarkan bayinya itulah tulang belakang sang ibu retak. Dalam keadaan normal, tidaklah masuk akal bahwa seorang wanita berperawakan kecil mampu melakukan itu. Sang ibu tidak mempunyai kekuatan fisik atau otot. Tetapi ia sesungguhnya memiliki kekuatan motivasi.
Dari cerita tersebut terlihat bahwa motivasi dapat menjadi kemampuan atau kekuatan yang dapat membuat seseorang melakukan apa yang pada awalnya tidak masuk akal atau tidak mampu dikerjakan. Dengan kekuatan motivasi, seseorang dapat mencapai apa yang diinginkannya, sebesar apapun keinginannya tersebut. Inilah "keajaiban" motivasi.
Apakah Motivasi Itu?
Bayangkanlah sebuah komputer yang diciptakan dan dibangun oleh otak paling jenius yang dimiliki sejumlah orang. Komputer yang diciptakan sebesar lapangan sepak bola. Harganya sangat mahal. Teknologinya sangat canggih. Semua orang akan terkagum-kagum dibuatnya. Tapi tahukah Anda bahwa setiap orang memiliki "komputer" semacam itu dalam dirinya? Itulah otak manusia.
Namun sayangnya, otak manusia belum seluruhnya termanfaatkan. Otak manusia yang demikian dashyat tersebut masih "tidur". Kalangan peneliti terus menerus mengeluarkan pernyataan bahwa sampai saat ini baru bagian amat kecil dari otak manusia yang dipahami dan dimanfaatkan. Mungkin, pada dasawarsa ini pengetahuan dan pemanfaatan otak manusia akan lebih optimal.
Lalu apa hubungannya antara otak manusia dengan motivasi? Karena motivasi muncul dari otak manusia. Motivasi merupakan salah satu kerja otak. jika otak manusia itu ibarat komputer canggih, maka motivasi yang muncul dari otak juga "canggih". Motivasi merupakan gabungan dari berbagai faktor yang menyebabkan, menyalurkan, dan mempertahankan tingkah laku. Motivasi merupakan dorongan untuk melakukan sesuatu. la mampu mendorong seseorang untuk berbuat atau tidak berbuat. Mampu membuat manusia semangat atau tidak semangat melakukan sesuatu. Motivasi dapat naik dan turun sesuai "perintah" otak. Ketika motivasi meningkat, maka dorongan untuk bertingkah laku tertentu juga meningkat Sebaliknya, ketika motivasi menurun (lemah), maka dorongan untuk melakukan tingkah laku tertentu juga menurun.
Setiap orang pasti memiliki motivasi. Motivasi setiap orang berbeda tingkatannya tergantung dari stimulus (rangsangan) yang diberikan otak kepadanya. Selain berbeda tingkatannya, motivasi juga memiliki objek (sasaran) yang berbeda bagi setiap orang. Belum tentu setiap orang memiliki sasaran motivasi yang sama dengan tingkatan yang sama pula. Sebagai contoh, ada orang yang termotivasi dengan uang (terdorong melakukan sesuatu karena diberikan uang), tapi ada juga yang tidak. Yang termotivasi dengan uangpun berbeda-beda tingkatannya,ada yang tinggi tingkatan motivasinya, tapi ada juga yang biasa-biasa saja tingkatan motivasinya terhadap uang.
Motivasi juga sangat berkaitan dengan kemampuan. Hal itu karena ada kemampuan yang terdapat pada orang yang memiliki motivasi tinggi. Sebagai misal, pernahterjadi kecelakaan mobil yang menimpa seorang i dan bayinya. Mobil yang dikemudikan sang ibu terbalik dan berhenti dalam posisi miring. Sang ibu sendiri terlempar ke luar tanpa cidera berarti, sementara bayinya berada di dalam mobil persis di bagian sisi mobil yang miring. Ketika regu penolong sampai di tempat kejadian, sang ibu terlihat bersimpuh sambil mendekap dan menimang bayinya, yang juga tidak cidera. Mereka langsung dilarikan ke rumah sakit. Hasil pemeriksaan rumah sakit menunjukkan bahwa tulang belakang si ibu retak. Kemudian kejadiannya menjadi jelas. Sang ibu yang berperawakan kecil itu membalikkan mobilnya ke posisi dengan empat rodanya di bawah, lalu dengan susah payah mengeluarkan bayinya dari dalam mobil dengan menggunakan kedua kakinya. Dalam upaya mengeluarkan bayinya itulah tulang belakang sang ibu retak. Dalam keadaan normal, tidaklah masuk akal bahwa seorang wanita berperawakan kecil mampu melakukan itu. Sang ibu tidak mempunyai kekuatan fisik atau otot. Tetapi ia sesungguhnya memiliki kekuatan motivasi.
Dari cerita tersebut terlihat bahwa motivasi dapat menjadi kemampuan atau kekuatan yang dapat membuat seseorang melakukan apa yang pada awalnya tidak masuk akal atau tidak mampu dikerjakan. Dengan kekuatan motivasi, seseorang dapat mencapai apa yang diinginkannya, sebesar apapun keinginannya tersebut. Inilah "keajaiban" motivasi.
Berbagai Teori tentang Motivasi
Sejak dahulu manusia sebenarnya telah bergelut dengan motivasi. Namun baru pada dasawarsa 1950-an, konsep-konsep motivasi secara ilmiah mulai berkembang. Secara garis besar teori motivasi terbagi menjadi dua, Teori Kepuasan/Isi (Content Theory) dan Teori Proses (Process Theory).
1. Teori Kepuasan (Content Theory)
Yang termasuk teori ini adalah teori-teori yang meneliti faktor-faktor apa saja dalam diri induvidu yang menggerakkan, mengarahkan, mendukung, danmenghentikan perilaku induvidu. Diantara teori kepuasan adalah:
a. Teori Hirarki Kebutuhan Maslow (Maslov's Hkrordhy of Needs).
Teori ini dikembangkan oleh Abraham Maslow. Maslow berpendapat ada lima tingkat kebutuhan manusia, mulai dari kebutuhan fisiologis yang paling mendasar sampai kebutuhan tertinggi yaitu aktualisasi diri. Menurut Maslow, induvidu akan termotivasi untuk memenuhi kebutuhan yang paling menonjol, atau paling kuat, bagi mereka pada waktu tertentu. Kemenonjolan dari kebutuhan ini tergantung pada situasi saat itu dan pengalaman mutakhir induvidu tersebut Dimulai dengan kebutuhan fisik (sandang dan pangan) yang paling mendasar, maka setiap induvidu berusaha untuk memuaskan kebutuhannya. Setelah puas, baru induvidu tersebut mempunyai keinginan untu memuaskan kebutuhan yang lebih tinggi lagi.
Yang menarik, diakhir hidupnya Maslow mena bahkan teorinya dengan satu kebutuhan ya berdimensi spritual. Maslow akhirnya mengak bahwa manusia tak akan puas hanya dengan memenu kebutuhan yang berdimensi material dan duniawi. Manusia akhirnya akan membutuhkan sesuatu yang bernilai spritual dan religius (ketuhanan).
b. Teori X dan Y (XY Theory)
Teori ini dikemukakan oleh Douglas Mc Gregor. la mengatakan ada dua tipe manusia, yaitu tipe X dan tipe Y. Tipe X adalah manusia yang tidak menyukai kerja, malas, tidak menyukai tanggung jawab dan harus dipaksa agar berprestasi. Sebaliknya, manusia tipe Y adalah manusia yang menyukai kerja, kreatif, berusaha bertanggung jawab dan dapat bekerja tanpa perlu dipaksa. Mc Gregor sendiri meyakini bahwa pengandaian manusia tipe Y lebih valid daripada tipe X. Karena itu, ia mengusulkan ide-ide seperti pengambilan keputusan partisipatif, pekerjaan yang bertanggung jawab dan menantang, serta hubungan kelompok yang baik, sebagai pendekatan yang akan memaksimalkan motivasi seseorang.
c. Teori ERG (ERG Theory)
Teori yang disampaikan oleh Clayton Alderfer ini berpendapat bahwa setiap orang mempunyai kebutuhan yang tersusun dalam suatu hirarki. Pertama, yang paling dasar adalah kebutuhan eksistensi (Existence), yakni kebutuhan yang dipuas¬kan oleh faktor-faktor seperti makanan, minuman, udara, upah dan kondisi kerja. Kedua, kebutuhan relasi (Relatedness), yakni kebutuhan yang dipuaskan oleh hubungan sosial yang bermanfaat. Ketiga, kebutuhan pertumbuhan (Growth), yaitu kebutuhan dimana induvidu merasa puas jika dapat memberikan kontribusi yang kreatif dan produktif. Teori ERG berpendapat seperti Maslow bahwa kebutuhan tingkat lebih rendah yang terpuaskan menghantar ke hasrat kebutuhan yang lebih tinggi. Namun halangan terhadap kebutuhan yang lebih tinggi dapat menghasilkan regresi ke tingkat kebutuhan yang lebih rendah.
d. Teori Kebutuhan Mc. Gel land (Mc Clelland Theory) 
Mc. Clelland mengajukan teori motivasi yang berkaitan erat dengan konsep belajar, la berpendapat ada tiga kebutuhan yang dapat dipelajari, yaitukebutuhan berprestasi (need for achievement), kebutuhan berkuasa (need for power) dan kebutuhan berafiliasi (need foraffiliation). Mc Clelland mengatakan bahwa jika kebutuhan seseorang sangat kuat, maka motivasinya akan kuat untuk memenuhi kebutuhan tersebut. Sebagai misal, seseorang yang mempunyai kebutuhan berprestasi, maka akan terdorong untuk menetapkan tujuan yang penuh tantangan, dan ia akan bekerja keras untuk mencapai tujuan tersebut serta menggunakan keahliannya untuk mencapainya.
e. Teori Motivasi-Higiene (Hygiene-Motivation Theory) 
Frederick Herzberg mengemukakan dua faktor tentang motivasi. Faktor itu adalah faktor yang membuat orang merasa tidak puas dan faktor yangmembuat orang puas. Faktor yang me tidak puas lebih disebabkan faktor higiene (ekstrinsik), yaitu kondisi di luar induvidu, seperti upah, jaminan kerja, status, pergaulan, hubungan atasan/bawahan, dan lain-lain. Sedang faktor yang membuat orang puas adalah faktor motivator (intrinsik), yaitu yang berasal dari dalam induvidu itu sendiri, seperti tantangan,rasa berprestasi,minat, rasa tanggung jawab,dan aktualisasi diri. Model Herzberg pada dasarnya mengasumsikan bahwa kepuasan bukanlah konsep berdimensi satu. Diperlukan dua variabel untuk menafsirkan kepuasan kerja secara tepat . Artinya, untuk mencapai motivasi optimum dibutuhkan dua kondisi intrinsik dan ekstrinsik yang sama-sama memuaskan.
2. Teori Proses (Process Theory)
Teori ini menguraikan dan menganalisa bagaimana perilaku digerakkan, didukung dan dihentikan. Yang termasuk teori ini diantaranya :
a. Teori Harapan (Expectancy Theory) 
Dalam teorinya, Victor Vroom menyatakan bahwa orang memilih cara bertingkah laku tertentu berdasarkan harapan akan apa yang akan diperoleh dari setiap tindakannya. Semakin kuat harapannya,semakin tinggi motivasi untuk bertindak. Sebaliknya, semakin kecil harapannya, semakin menurun motivasi untuk melakukan tindakan tertentu.
b. Teori Penentuan Tujuan (Goal Setting Theory)
Teori ini memusatkan pada proses penentuan sasaran diri mereka sendiri. Menurut Edwin Locke, penggagasnya, manusia cenderung untuk menentukan sasaran dan berjuang keras untuk mencapainya. Namun hal ini hanya akan memotivasi jika sasaran tersebut diterima olehnya, jelas, dan terdapat harapan yang cukup besar untuk dapat dicapai. Penelitian menujukkan, semakin spesifik dan menantang suatu sarasan, maka semakin efektif untuk memotivasi orang atau kelompok.
c. Teori Penguatan (Reinforcement Theory) 
Dikemukaan oleh B.F. Skinner, yang mengatakan bahwa tingkah laku dengan konsekuensi positif (penghargaan) cenderung akan diulang. Sebaliknya, tingkah laku dengan konsekuensi negatif (hukuman) cenderung untuk tidak diulang.
d. Teori Keadilan (Equity Theory) 
Teori yang digagas oleh J. Stacy Adam ini mengasumsikan bahwa seseorang membandingkan usaha mereka dengan orang lainnya dalam situasikerja yang sama. Teori ini mengatakan bahwa orang dimotivasi untuk diperlakukan secara adil. Bila ia merasa diperlakukan tidak adil, maka motivasinya akan menurun. Sebaliknya jika merasa diperlakukan adil, maka motivasinya akan bertambah.
Sekarang ini, penerapan motivasi telah mengalami berbagai modifikasi. Para ahli yang bergelut dalam bidang praktisi motivasi telah membuat berbagai kiat agar teori motivasi menjadi mudah digunakan. Namun dasarnya tetap sama, yakni berdasarkan berbagai teori yang telah dikemukaan di atas.
Teori amat berguna untuk diketahui dalam rangka menerapkan suatu aplikasi tertentu di lapangan. Namun teori bukanlah segalanya, la masih dapat diperdebatkan, dipertentangkan dan diabaikan, la tidak bernilai mutlak. Karena itu, penerapannya perlu disesuaikan dengan situasi dan kondisi yang ada.

Jumat, 22 November 2013

INDAH NYA HIDUP TANPA NARKOBA
            Narkoba sudah tak asing lagi di telinga kita , Bahkan di Madina kita tercinta ini juga sudah mewabah. sebagian besar remaja di Indonesia bahkan remaja Mandailing Natal sudah banyak yang menjadi korban . Sebagian remaja menyebut ini adalah gaya hidup yang sering disebut “” GAUL ” tapi bagiku narkoba adalah barang kecil yang mampu merusak dunia seseorang menjadi gelap,yang mamp membuat masa depan kita buram. Narkoba cenderung dengan anak remaja yang awalnya ingin sekedar tau dan coba - coba namun pada akhirnya kecanduan.hal ini menimbulkan dampak yang buruk terhadap mereka bahkan menjurus ke tatanan sosial.
            Hindari narkoba, karena narkoba bisa merusak kesehatan, merusak mental, merusak pendidikan dan akhirnya merusak masa depan. Jauhkan diri dari pergaulan bebas karena dari sana narkoba merasuk dalam diri anda. Meskipun berbagai upaya telah dilakukan, sayangnya masih ada pihak yang belum memiliki kesadaran akan bahaya dan pentingnya gaya hidup sehat tanpa narkoba.
        Kejahatan dibidang Psikotropika dan obat-obatan terlarang semakin hari semakin menunjukkan grafik yang tinggi, Harus berapa banyak lagi Generasi Muda Madina yang harus gagal dan gugur dalam cita-citanya hanya karena persoalan narkoba, harus berapa banyak lagi remaja madina harus jadi korban . Ayo anak Madina bangkitlah raihlah cita - citamu setinggi lnagit .jadilah remaja Madina yang Madani yang sopan dan santun,, yang bersih akan narkoba .
        Alangkah meruginya kita yang tak tau arti hidup sebenarnya, hidup ini sebenarnya indah tanpa narkoba.tanpa obat - obatan kita bisa gaul.. bahkan sesungguhnya hidup ala narkobalah yang akan mengantarkan kita ke jurang kehancuran. Hidup ini masih panjang…. masih banyak yang membutuhkan kita.. jangan kita sia - siakan hidup ini…. bangkitlah sobat. tinggalkan si Narkoba Jahannam.. Mari kita ciptakan hidup indah tanpa narkoba.
        Katakan ” Tidak ” pada Narkoba…… 
Hidup sehat tanpa narkoba… saat nya bangsa kita terhindar dari narkoba, harus berapa banyak lagi korban yang akan berjatuhan, Banyak sudah orang sakit gara - gara narkoba,banyak sudah orang meninggal gara2 narkoba. Maka dari itu mari kita jahui narkoba saatnya kita merdeka dari narkoba. Prestasi Yes NARKOBA No .tingkatkan prestasi tanpa narkoba.



HUBUNGAN ANTARA KEKUASAAN DAN PENGARUH MENURUT ANALISIS NISBEL

Menurut analisis Nisbel memandang kekuasaan sebagai antitesa wewenang, dan kekusaan dilain pihak merupakan paksaan atau usaha untuk mendominasi orang lain agar berperilaku dengan cara-cara tertentu tanpa mempengaruhi system referensi kekuasaan merupakan kemampuan mempengaruhi orang lain untuk mencapai sesuatu dengan cara yang diinginkan. Studi tentang kekuasaan dan dampaknya merupakan hal yang penting dalam manajemen. Karena kekuasaan merupakan kemampuan mempengaruhi orang lain, maka mungkin sekali setiap interaksi dan hubungan sosial dalam suatu organisasi melibatkan penggunaan kekuasaan.

Proses Pengambilan Keputusan
Pengambilan keputusan adalah pemilihan diantara berbagai alternatif.
Konsep Pengambilan Keputusan
•    Identifikasi dan diagnosis masalah
•    Pengumpulan dan analisis data yang relevan
•    Pengembangan & evaluasi alternantif
•    Pemilihan alternatif terbaik
•    Implementasi keputusan & evaluasi terhadap hasil – hasil

a.   Tipe –Tipe Keputusan Manajemen
•    Keputusan-keputusan perseorangan dan strategi
•    Kepusan-keputusan pribadi & strategi
•    Keputusan-keputusan dasar & rutin

b.   Model-model Pengambilan Keputusan
•    Relationalitas Keputusan
•    Model- model perilaku pengambilan keputusan

c.   Teknik Pengambilan Keputusan
•    Teknik – teknik Kreatif: Brainstorming & Synectics
•    Teknik – teknik Partisipatif
•  Teknik – teknik pengambilan keputusan Modern : Teknik Delphi, Teknik Kelompok Nominal
contoh kasus :
Seperti pembangunan wisma atlet hambalang yang menjerat Andi Malaranngeng Masalah Yang menerpa Partai Demokrat saat ini di yakini akan menurunkan Popularitas partai yg berlambang Mercy ini, permasalahan – permasalahan yg datang silih berganti.

Jumat, 01 November 2013

Artikel tulisan photography

Tulisan ini buat mereka para pemula dan hobby yang sedang bingung membeli kamera Digital Single Lens Reflect, atau DSLR. Apabila anda mengharapkan tulisan ini berupa perbandingan fitur-fitur, fasilitas, mega-pixel dan semua spesifikasi kamera, anda akan kecewa. Tulisan ini tidak akan membahas fasilitas kamera. Tulisan ini tidak akan menyarankan anda untuk membeli kamera apa. Tulisan ini tidak akan membahas mega-pixel dan tidak akan membandingkan kamera X dengan kamera Y. Tulisan ini akan mencoba membantu anda mengambil keputusan yang terbaik dalam memilih dan membeli kamera DSLR & pedoman, petunjuk, saran, rekomendasi, guide, atau apalah namanya

KELAS PENGGUNA KAMERA
Semua merk kamera D-SLR membagi konsumen mereka di kelas-kelas pengguna kamera. Pembagian kelas ini juga menentukan, harga yang mereka pasang untuk produk mereka di masing-masing kelas. Para produsen kamera biasanya membagi konsumen mereka menjadi beberapa kelompok:
- Entry level
- Hobby
- Professional

ENTRY LEVEL adalah orang-orang yang baru saja 'kenal' dengan kamera. Entry level, seperti namanya, adalah tingkatan pemakai kamera yang baru 'masuk' ke dunia kamera. Hal ini dikarenakan harga kamera di kelas ini adalah harga yang paling murah dibanding kelas-kelas yang lain.

Kamera untuk pengguna Entry Level biasanya diberikan yang dasar saja (dan beberapa fitur "penarik" untuk tujuan marketing). Body kameranya dibuat dari plastik, dengan ketahanan dan kehandalan yang dibuat cukup untuk pengguna level ini. Fasilitas dan fitur-fiturnya kebanyakan "disembunyikan" di dalam menu, sehingga untuk mengaksesnya harus melalui menu terlebih dahulu. Kamera di kelas ini tetap memiliki karet seal, akan tetapi tidak serapat kelas-kelas di atasnya. Sehingga kamera ini tidak bisa disebut weather-proof, walaupun ada beberapa temen yang tetap berani pakai kamera ini walaupun sedang hujan..

MACAM-MACAM, TIPE DAN BENTUK ORGANISASI

MACAM-MACAM, TIPE DAN BENTUK ORGANISASI

MACAM ORGANISASI DARI SEGI TUJUAN
• Organisasi Niaga
• Organisasi Sosial
• Organisasi Regional & International
Macam-macam Organisasi Niaga
1. Perseroan Terbatas (PT)‏
2. Perseroan Komanditer (CV)‏
3. Firma (FA)‏
4. Koperasi
5. Join Ventura
6. Trus
7. Kontel
8. Holding Company
Organisasi Sosial
(Orgs. Kemasyarakatan)‏
Organisasi Sosial
Organisasi yang dibentuk oleh anggota masyarakat
Jalur pembentukan organisasi Kemasyarakatan :
a. Jalur Keagamaan
b. Jalur Profesi
c. Jalur Kepemudaan
d. Jalur Kemahasiswaan
e. Jalur Kepartaian & Kekaryaan
Organisasi Regional & International
Organisasi Regional
organisasi yang luas wilayahnya meliputi beberapa negara tertentu saja
Organisasi Internasional
Organisasi yang anggota-anggotanya meliputi negara di dunia
Rangkuman
• Sebenarnya ada berbagai macam organisasi, tergantung dari segi memandangnya.b macam organisasi dapat dilihat dari berbagai segi, yaitu dari jumlah puncak pimpinan, segi keresmian, segi tujuan, segi luas wilayah, segi sosial, dan segi bentuk.
• Macam-macam organisasi dari segi tujuanyang hendak dicapai dibedakan menjadi organisasi niaga / ekonomi dan organisasi sosial / organisasi kemasyarakatan.
Sedangkan organisasi regional & internasional adalah macam organisasi menurut luas wilayah.
ORGANISASI
• Tipe & Bentuk Organisasi
• Struktur atau Skema Organisasi
Tipe Organisasi
1. Piramida mendatar (flat)‏
ciri-ciri :
a. Jumlah satuan organisasi tidak banyak sehingga tingkat-tingkat hirarki kewenangan sedikit
b. Jumlah pekerja (bawahan) yang harus dikendalikan cukup banyak
c. Format jabatan untuk tingkat pimpinan sedikit karena jumlah pimpinan relatif kecil.
Tipe Organisasi
1. Piramida terbalik Organisasi piramida terbalik salah satu unit dari tipe piramida terbalik ialah jumlah jabatan pimpinan lebih besar daripada jumlah pekerja. Organisasi ini hanya cocok untuk organisasi -organisasi yang pengangkatan pegawainya berdasarkan atas jabatan fungsional seperti organisasi-organisasi/lembaga-lembaga penelitian, lembaga – lembaga pendidikan.
Tipe Organisasi
1. Tipe Kerucut
ciri-ciri organisasi dari tipe kerucut :
a. Jumlah satuan organisasi banyak sehingga tingkat-tingkat hirarki/kewenangan banyak.
b. Rentang kendali sempit.
c. Pelimpahan wewenang dan tanggungjawab dapat dilakukan sampai kepada pejabat/pimpinan yang bawah/rendah.
d. Jarak antara pimpinan tingkat atas dengan pimpinan tingkat bawah terlalu jauh.
e. Jumlah informasi jabatan cukup besar.
Bentuk Organisasi
• memandang organisasi dari segi tata hubungan, wewenang dan tanggung jawab yang ada oleh organisasi
Bentuk-bentuk organisasi :
1. Bentuk Organisasi Staff
2. Bentuk Organisasi Lini
3. Bentuk Organisasi Fungsional
4. Bentuk Organisasi Fungsional & Lini
5. Bentuk Organisasi Fungsional & Staff
6. Bentuk Organisasi Lini &Staff
Struktur atau Skema Organisasi
• Struktur / bagan organisasi memperlihatkan satuan-satuan organisasi, hubungan-hubungan & saluran wewenang & tanggung jawab yang ada dalam organisasi
Rangkuman
• Pengertian bentuk organisasi sering disamakan dengan tipe organisasi, padahal keduanya berbeda. Menurut tipenya organisasi dibedakan menjadi dua macam, yaitu organisasi dengan tipe piramid dan organisasi dengan tipe kerucut. Bentuk organisasi memandan dari segi tata hubungan , wewenang (authority) , dan tanggung jawab (Responsbility), yang ada dalam suatu organisasi.
KONFLIK ORGANISASI
• Pengertian Konflik
• Jenis-jenis Konflik
• Sumber-Sumber Konflik
• Strategi Penyelesaian Konflik
• Pengertian Motivasi
• Teori-Teori Motivasi
KONFLIK ORGANISASI
Sumber – sumber konflik organisasional sebagian besar merupakan hasil dinamika interaksi individual dan kelompok serta proses – prosespsikologis . Untuk menyelesaikan konflik yang terjadi pimpinan dapat melakukan tindakan alternatif seperti dibawah ini, tergantung pada situasi dan kondisi yang ada. Tindakan alternatif tersebut adalah menggunakan kekuasaan, konfrontasi, kompromi, menghaluskan situasi dan pengunduran diri.
Pengertian Konflik
Konflik adalah segala macam interaksi pertentangan atau antogonistik antara dua atau lebih pihak.




TIPE DAN BENTUK ORGANISASI


        Dalam organisasi di Indonesia saat bermacam -macam bentuk organisasi baik bersifat organisasi kemasyarakatan ,atau organisasi partai politik.Bahkan dalam pemerintahan di katakan organisasi beskala nasional.karena organisasi itu terdiri dari anggota dan pengurus. Di dalam bentuk organisasi dapat kita bedakan sebagai berikut:

1. Piramida Mendatar(flat)
menpuanyai ciri-ciri diantaranya :
a. Jumlah satuan organisasi tidak banyak sehingga tingkat-tingkat hararki kewenangan sedikit.
b. jumlah pekerja(bawahan) yang harus dikendalikan cukup banyak
c. Format jabatan untuk tingkat pimpinan sedikit karena jumlah pimpinan relatif kecil,di negara kita bisa kita lihat misal nya organisasi kemiliteran.

2. Piramida Terbalik.
Organisasi piramida terbalik adalah kebalikan dari tipe piramida terbalik adalah jumlah jabatan pimpinan lebih besar daripada jumlah pekerja. Organisasi ini hanya cocok untuk organisasi-organisasi yang pengangkatan pegawainya berdasarkan atas jabatan fungsional seperti organisasi-organisasi/ lembaga-lembaga penelitian, lembaga-lembaga pendidikan.

3. Type Kerucut
type organisasi kerucut mempunyai ciri-ciri sebagai berikut :
a.Jumlah satuan organisasi banyak sehingga tingkat-tingkat hirarki/kewenangan banyak.
b.Rentang kendali sempit.
c.Pelimpahan wewenang dan tanggung jawab kepada penjabat/pimpinan yang bawah/rendah
d.Jarak antara pimpinan tingkat atas dengan pimpinan tingkat bawah terlalu jauh.
e.Jumlah informasi jabatan cukup besar.

Bentuk Organisasi:
Dalan berorganisasi tentu mempunyai bentuk bentuk organisasi
1. Bentuk organisasi staff
2. Bentuk organisasi lini
3.Bentuk organisasi fungsional
4. Bentuk organisasi fungsional dan lini
5. Bentuk organisasi fungsional dan staff
6. Bentuk organisasi lini dan staff

Struktur atau skema organisasi
Struktur atau skema organisasi yaitu satuan organisasi yang mempunyai hubungan dan saluran wewenang dan tanggung jawab yang ada dalam organisasi.jadi arti organisasi dan tipe organisasi sering disamakan, padahal keduanya berbeda. Menurut tipenya organisasi dibedakan menjadi dua macam, yaitu organisasi dengan tipe piramid dan organisasi dengan tipe kerucut. Bentuk organisasi memandan dari segi tata hubungan , wewenang , dan tanggung jawab yang ada dalam suatu organisasi..



Tipe atau bentuk organisasi

           Bentuk Organisasi Garis : Bentuk ini merupakan nbentuk organisasi paling tua dan paling sederhana. Bentuk organisasi diciptakan oleh Henry Fayol. Biasa juga disebut dengan organisasi militer dimana cirinya adalah struktur organisasi ini relatif kecil, jumlah karyawan yang relatif sedikit, saling kenal, dan spesialisai kerja yang belum begitu rumit dan tinggi.

           Bentuk Organisasi Fungsional: Bentuk ini merupakan bentuk dimana sebagian atau segelintir pimpinan tidak mempunyai bawahan yang jelas karena setiap pimpinan berwenang memberikan komando pada bawahannya. Bentuk ini dikembangkan oleh FW Taylor.

           Bentuk Organisasi Garis dan Staff : Bentuk ini umumnya dianut oleh organisasi besar, daerah kerja yang luas, mempunyai bidang tugas yang beraneka dan rumit serta jumlah karyawan yang banyak. Bentuk ini diciptakan oleh Harrington Emerson.

           Bentuk Organisasi Fungsional dan Staff : Bentuk ini merupakan kombinasi dari bentuk organisasi fungsional dan bentuk organisasi garis dan staff. Adapun kebaikan dan keburukan dari bentuk organisasi ini adalah juga merupakan kombinasi dari bentuk diatas.

Struktur dan Skema organisasi:
Struktur Organisasi adalah susunan dan hubungan-hubungan antar komponen bagian-bagian dan posisi-posisi dalam suatu perusahaan ,sedangkan disetiap komponen dari organisasi tersebut adalah saling tergantung,yang apabila setiap bagian dapat dikeloladengan baik maka organisasi tersebutpun akan ikut membaik.sedangkan

Pengorganisasian (Organizing) adalah proses pengaturan sumber daya organisasi untuk mencapai tujuan yang diinginkan dengan memperhatikan lingkungan yang ada.hal ini akan sangat mempengaruhi dalam kelancaran atau kesejahteraan organisasi
tersebut,lingkunan adalah faktor yang sangat mempengaruhi.tentu dalam tujuan sebuah organisasi yang baik tidak akan mengorbankan lingkungan sekitar demi kepentingan organisasinya semata.
Menurut Keith Davis ada 6 bagan bentuk struktur organisasi yaitu :

1. Bentuk Vertikal
2. Bentuk Mendatar / horizontal
3. Bentuk Lingkaran / circular
4. Bentuk Setengah lingkaran / semi Sircular
5. Bentuk Elliptical
6. Bentuk Piramida terbalik (Invented Piramid)
Bagan organisasi adalah suatu upaya dengan tulisan atau lisan untuk menunjukan tingkatan organisasi.

1. Bagan mendatar ialah bentuk bagan organisasi yang saluran wewenangnya dari pimpinan sampai dengan satuan organisasi atau pejabat yang terendah disusun dari kiri kea rah kanan atau sebaliknya.

2. Bagan Lingkaran ialah bentuk bagan organisasi yang saluran wewenangnya dari pucuk pimpinana sampai dengan satuan organisasi atau pejabat yang terendah disusun dari pusat lingkaran ke aarah bidang lingkaran.


3. Bagan Setengah lingkaran ialah bentuk bagan organisasi yang saluran wewenang dari pucuk pimpinan sampai dengan satuan organisasi atau pejabat yang terendah disusun dari pusat lingkaran kea rah bidang bawah lingkaran atau sebaliknya.

4. Bagan Elips ialah bentuk bagan satuan organisasi yang saluran wewenangnya dari pucuk pimpinan sampai dengan satuan organisasi atau pejabat yang terendah disusun dari pusat Elips kea rah bidang elips.
TIPE-TIPE ORGANISASI
Secara garis besar organisasi dapat dibedakan menjadi dua macam, yaitu organisasi formal dan organisasi informal. Pembagian tersebut tergantung pada tingkat atau derajat mereka. Namun dalam kenyataannya tidak ada sebuah organisasi formal maupun informal yang sempurna.
ORGANISASI FORMAL
Organisasi formal memiliki suatu struktur yang terumuskan dengan baik, yang menerangkan hubungan-hubungan otoritasnya, kekuasaan, akuntabilitas dan tanggung jawabnya. Struktur yang ada juga menerangkan bagaimana bentuk saluran-saluran melalui apa komunikasi berlangsung. Kemudian menunjukkan tugas-tugas terspesifikasi bagi masing-masing anggotanya. Hierarki sasaran organisasi formal dinyatakan secara eksplisit. Status, prestise, imbalan, pangkat dan jabatan, serta prasarat lainya terurutkan dengan baik dan terkendali. Selain itu organisasi formal tahan lama dan mereka terencana dan mengingat bahwa ditekankan mereka beraturan, maka mereka relatif bersifat tidak fleksibel.
ORGANISASI INFORMAL
Keanggotaan pada organisasi-organisasi informal dapat dicapai baik secara sadar maupun tidak sadar, dan kerap kali sulit untuk menentukan waktu eksak seseorang menjadi anggota organisasi tersebut. Sifat eksak hubungan antar anggota dan bahkan tujuan organisasi yang bersangkutan tidak terspesifikasi. Contoh organisasi informal adalah pertemuan tidak resmi seperti makan malam bersama. Organisasi informal dapat dialihkan menjadi organisasi formal apabila hubungan didalamnya dan kegiatan yang dilakukan terstruktur dan terumuskan.
Organisasi Primer,
 organisasi semacam ini menuntut keterlibatan secara lengkap, pribadi dan emosional anggotanya. Mereka berlandaskan ekspektasi rimbal balik dan bukan pada kewajiban yang dirumuskan dengan eksak. Contoh dari organisasi semacam ini adalah keluarga-keluarga tertentu.
Organisasi Sekunder,
Organisasi sekunder memuat hubungan yang bersifat intelektual, rasional, dan kontraktual. Organisasi seperti ini tidak bertujuan memberikan kepuasan batiniyah, tapi mereka memiliki anggota karena dapat menyediakan alat-alat berupa gaji ataupun imbalan kepada anggotanya. Sebagai contoh organisasi ini adalah kontrak kerjasama antara majikan dengan calon karyawannya dimana harus saling setuju mengenai seberapa besar pembayaran gajinya.
4.TIPE ORGANISASI BERDASARKAN SASARAN POKOK MEREKA
Organisasi yang didirikan tentu memiliki sasaran yang ingin dicapai secara maksimal. Oleh karenanya suatu organisasi menentukan sasaran pokok mereka berdasarka kriteria-kriteria organisasi tertentu. Adapun sasaran yang ingin dicapai umumnya adalah:
a.Organisasi berorientasi pada pelayanan (service organizations),
 yaitu organisasi yang berupaya memberikan pelayanan yang profesional kepada anggotanya maupun pada kliennya. Selain itu siap membantu orang tanpa menuntut pembayaran penuh dari penerima servis.

b.Organisasi yang berorientasi pada aspek ekonomi (economic organizations),
 yaitu organisasi yang menyediakan barang dan jasa sebagai imbalan dalam pembayaran dalam bentuk tertentu.

c.Organisasi yang berorientasi pada aspek religius (religious organizations)

d.Organisasi-organisasi perlindungan (protective organizations)

e.Organisasi-organisasi pemerintah (government organizations)

f.Organisasi-organisasi sosial (social organizations)

g.BENTUK-BENTUK ORGANISASI
5.ORGANISASI POLITIK
Organisasi politik adalah organisasi atau kelompok yang bergerak atau berkepentingan atau terlibat dalam proses politik dan dalam ilmu kenegaraan, secara aktif berperan dalam menentukan nasib bangsa tersebut. Organisasi politik dapat mencakup berbagai jenis organisasi seperti kelompok advokasi yang melobi perubahan kepada politisi, lembaga think tank yang mengajukan alternatif kebijakan, partai politik yang mengajukan kandidat pada pemilihan umum, dan kelompok teroris yang menggunakan kekerasan untuk mencapai tujuan politiknya. Dalam pengertian yang lebih luas.
6.ORGANISASI SOSIAL
Organisasi sosial adalah perkumpulan sosial yang dibentuk oleh masyarakat, baik yang berbadan hukum maupun yang tidak berbadan hukum, yang berfungsi sebagai sarana partisipasi masyarakat dalam pembangunan bangsa dan negara. Sebagai makhluk yang selalu hidup bersama-sama, manusia membentuk organisasi sosial untuk mencapai tujuan-tujuan tertentu yang tidak dapat mereka capai sendiri.
7.ORGANISASI MAHASISWA
Organisasi mahasiswa adalah organisasi yang beranggotakan mahasiswa. Organisasi ini dapat berupa organisasi kemahasiswaan intra kampus, organisasi kemahasiswaan ekstra kampus, maupun semacam ikatan mahasiswa kedaerahan yang pada umumnya beranggotakan lintas-kampus. Sebagian organisasi mahasiswa di kampus Indonesia juga membentuk organisasi mahasiswa tingkat nasional sebagai wadah kerja sama dan mengembangkan potensi serta partisipasi aktif terhadap kemajuan Indonesia, seperti organisasi Ikahimbi dan ISMKI. Di luar negeri juga terdapat organisasi mahasiswa berupa Perhimpunan Pelajar Indonesia, yang beranggotakan pelajar dan mahasiswa Indonesia.
8.ORGANISASI OLAHRAGA
Organisasi olahraga adalah organisasi yang berisikan berbagai macam cabang olahraga.
9.ORGANISASI SEKOLAH
Organisasi sekolah adalah organisasi yang dibentuk atas inisiatif siswa maupun guru disuatu sekolah , seperti OSIS , koperasi sekolah,dll.

10.ORGANISASI NEGARA
Organisasi negara adalah struktur goverment pemerintahan di suatu negara yang menentukan jalanya pemerintahan dengan lancar.